pexels-photo-342945

6 Cara Mengelola Uang, Rahasianya Orang-Orang Sukses

By Bayarin I 20 Mei 2019 I

Banyak orang yang ingin kaya, tapi tidak tahu cara mengelola uang dengan baik dan benar.

Banyak orang yang punya uang banyak tapi selalu habis, atau ada juga yang punya usaha tapi selalu rugi. Kalau begitu apa yang harus dilakukan? Kuncinya adalahh tahu bagaimana cara kerja uang.

Dikutip dari akun YouTube SuccessBefore30 milik Chandra Putra Negara, berikut 6 tips mengelola uang agar Kamu bisa jadi kaya raya:

1. Jangan mengejar uang! Buat uang mengejarmu
Bagaimana caranya agar uang yang mengejarmu? Kamu harus punya nilai atau jadilah unik. Ibarat ikan yang diberi umpan atau lebah yang diberi bunga, saat kamu punya nilai atau keunikan yang disukai dan dicari oleh orang lain, maka uang akan mendatangimu dengan sendirinya.

Misalnya kalau kamu punya warung atau loket, hias warungmu jadi unik dan keren. Atau kamu juga bisa beri pelayanan yang baik dan ramah pada pelangganmu. Atau bisa juga pasang harga lebih murah daripada warung lain alias engga ngambil untung banyak-banyak. Enggak apa-apa untung sedikit, asal pelanggannya banyak dan jadi langganan. Dari pada untung banyak, tapi pelanggannya sedikit terus kapok belanja di kamu?

Untuk memaksimalkan pendapatan Kamu, kamu bisa daftar jadi mitra kios di Bayarin secara gratis lho!

2. Bukan tentang berapa yang kamu hasilkan, tapi berapa yang kamu simpan
Kalau untung dari warung 5 juta tapi habis saat itu juga ya percuma. Tabungkan sebagian penghasilanmu dan jadikan itu aset yang suatu saat bisa mendatangkan untung dan membuatmu kaya. Asetnya apa? Bisa buat memperbesar usahamu, beli produk baru buat melengkapi jualanmu, atau beli sawah dan sapi.

Ingat “Orang sukses seumur hidup bekerja untuk membangun aset, bukan mencari uang.” Tabung uangmu sebelum belanja, jangan belanja dulu baru menabung.

3. Nilai uang selalu menyusut
Inflasi alias kenaikan harga pokok di seluruh dunia selalu bikin nilai uang menyusut. Kalau sekarang uang 5 juta bisa beli sepetak sawah, 10 tahun kemudian mungkin seperempat petak sawah aja engga bisa kebeli. Dulu 100 ribu bisa belanja sekeranjang penuh, sekarang setengahnya aja engga. Bahkan dulu uang 10 perak punya harga, bisa buat beli bakso. Kalo sekarang? Beli kerupuk aja engga sanggup.

Jadi apa yang harus dilakukan? Sekali lagi, kembali ke poin dua: menabung asset atau dibelikan logam mulia agar nilai uangmu tetap.

4. Jangan investasi ke bidang yang tidak kamu kuasai
Banyak orang yang gampang ikut-ikutan tergiur bisnis tanpa menguasai bidang yang ia tekuni. Misalnya engga ada ilmu beternak lele atau ternak ayam tapi Ikutan teman ternak lele atau ayam, terus lele dan ayamnya mati semua. Alhasil bangkrut. Akhirnya harus banting tulang lagi untuk menutupi kerugian. Jadi kuli lagi. Kalo gitu terus, kapan jadi bosnya?

Daripada investasi di bidang yang tidak kamu kuasai, lebih baik ditabung. Namun kalau kamu menguasai bidang dan jago dagang, enggak masalah investasi di bidang yang kamu jagokan. Justru bagus, karena uangnya akan berputar dan bahkan bertambah. Contohnya, kamu bisa mulai jadi agen pulsa, agen listrik dan agen apapun lewat aplikasi Bayarin. Modalnya minimal, untungnya maksimal!

5. Selalu catat pengeluaranmu!

Kebanyakan orang di Indonesia yang berwirausaha, uang modal dan uang keuntungan dijadiin satu. Semisal kamu 
dapat untung 4 juta sehari. Memang 4 juta itu kelihatannya banyak, tapi 4 juta itu terbagi dari beberapa bagian
yaitu uang modal, uang untuk beli/kulak barang lagi dan sisanya uang untung. Akhirnya semua dihitung
jadi uang keuntungan dan terpakai.

Orang yang engga bisa milah-milah uang seperti ini, saat ditanya berapa keuntungannya bakal engga bisa jawab
berapa untung bersihnya (netto). Kalau kamu tidak tahu pengeluaran, kamu tidak akan tahu kemana saja aliran
uang Kamu mengalir.

“UKM – UKM (Usaha Kecil Menengah) seperti itu tidak akan pernah besar,” ujar Chandra dalam channel YouTube-nya.

Ingat, uang keuntungan tidak boleh semuanya dipakai! Kalau kamu tahu cara membagi uang modal dan uang
keuntungan, maka dari 4 juta tersebut kamu cuma boleh pakai maksimal 1 juta. Selebihnya, harus dipertimbangkan
buat gaji pekerja atau uang simpanan kalau-kalau biaya barang dagangan naik.

Kalau kamu merasa kurang, ya tinggal tingkatkan omzet. Kalau seumur hidup kamu tak tahu pengeluaran,
maka kamu tidak akan pernah jadi pedagang atau pebisnis sukses.

Di agama manapun kita diajarkan untuk bersedekah. Ali bin Muhammad Ad-Dahhami, bahkan pernah membuat
satu buku berjudul “Sedekahlah, Maka Kau Akan Kaya” yang isinya membeberkan beberapa keutamaan sedekah.
Tuhan menjanjikan pemberian yang berlimpah ganda apabila kita memberi dengan tulus.

Jadi jangan takut kamu bakal kehilangan hartamu karena bersedekah. Justru dengan bersedekah, kamu pasti
bisa mendapat rezeki berlebih yang tidak kamu duga-duga plus jadi tabungan untuk kehidupan akhirat nantinya.

Oh iya, di Bayarin juga sekarang udah ada menu “Sedekah” loh! Tinggal buka aplikasinya, pilih “sedekah”
dan masukin deh berapa uang yang mau kamu sumbangin. Lumayan kan bisa nambah pahalamu di bulan Ramadhan ini? 

Share This Post

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Related Post